Benarkah Susu Dapat Meredakan Sakit Maag

Penyakit maag cukup umum di masyarakat kita. Tak heran jika ada banyak pantangan atau anjuran guna menyembuhkan penyakit ini. Salah satunya adalah ada makanan tertentu yang mungkin dapat membatu atau malah memperburuk keadaan. Nah penulis disini mencoba membahas perihal keterkaitan minum susu dan maag.

Bagi sebagian orang, susu dianggap dapat membantu mengatasi rasa perut sakit yang disebabkan oleh maag. Apakah ini fakta atau cuma sugesti saja ya!

Apa sih maag itu?

Maag adalah kondisi dimana selaput lambung mengalami inflamasi (pembekakan). Inflamasi ini dapat disebabkan oleh banyak factor. Salah satu yang paling sering adalah infeksi bakteri yang disebabkan oleh bakteri bernama ‘H. pylori’.

Menariknya, ada banyak orang yang memiliki infeksi H. pylori tapi tidak menderita maag. Dari sini sekali lagi dapat kita simpulkan bahwa ada lebih dari satu fator yang meningkatkan resiko sesorang terkena maag, diantaranya sebagai berikut:

  1. Seringnya penggunaan obat tertentu, terutama dari golongan NSAIDs (seperti aspirin dan ibuprofen). Obat pereda rasa sakit memang berkhasiat untuk secara cepat menghilangkan rasa sakit, tapi mereka dapat berdampak buruk bagi selaput lambung jika digunakan terlalu banyak.
  2. Semakin tua umur kita, semakin tipis selaput lambung sehingga lebih rentan untuk mengalami inflamasi.
  3. Penyakit lain, seperti penyakit autoimmune (kondisi dimana sistem kekebalan tubuh bekerja secara tidak wajar).
  4. Faktor gaya hidup. Contohnya; minum minuman beralkohol, merokok, dan malnutrisi (kekurangan vitamin B12).

Stress mungkin juga dapat mempengaruhi kesehatan lambung kamu. Stress yang tidak terkontrol dapat menaikan asam lambung. Dan jika hal ini terjadi terlalu sering, maag bisa saja terjadi.

Kunci sukses pengobatan maag

Meskipun penyakit ini biasanya ringan dan tidak dapat menimbulkan masalah serius, terkadang dapat cukup sangat mengganggu. Karena sakit ini dapat terjadi kapan dan dimana saja!

Mengobati maag bisa dibilang susah susah gampang. Dibilang ‘mudah’ karena kunci suksesnya sebenarnya sederhana, yaitu hanya gimana caranya mengontrol asam lambung agar tetap selalu seimbang (normal). Sulitnya karena prakteknya tidak semudah teori … nah lohh!

Pada dasarnya asam lambung mempunyai peranan penting untuk membantu mencerna makanan yang kita makan. Dan lambung kita juga sebenarnya sudah didisain sedemikian rupa dari efek negative asam lambung ini. Tapi karena berbagai faktor yang telah disebutkan diatas, asam lambung dapat cukup kuat untuk melukai lambung.

Nah jika kamu mempunya maag, lambung kamu bakal menjadi lebih sensitif terhadap asam lambung. Jumlah asam yang melebihi normal dapat memicu maag kamu atau memperburuk gejalanya.

Maag kronis yang tidak terkontrol sangat berbahaya. Inflamasi pada selaput lambung yang berulang-ulang kemungkinan besar memicu luka serius di lambung. Dan luka lambung yang dibiarakan mungkin meningkatkan resiko kangker lambung. Untungnya maag sangat jarang dikaitan dengan kangker lambung, meskipun kemungkinan itu ada.

Maag dan minum susu

Penulis masih ingat dulu sering ada anjuran untuk minum susu kalau maag kumat. Apa lagi dulu lagi gencar-gencarnya slogan ‘4 sehat 5 sempurna’. Minum susu emang yahut dan kesannya gimana ya pada waktu itu. Karena susu boleh dibilang masih barang yang susah didapatkan, dan harganya muahal buat kebanyakan orang kala itu.

Susu yang kita minum dapat melapisi lambung, sehingga cukup membantu mencegah asam lambung mengenai bagian lambung yang kena maag. Uppss… tapi tunggu dulu, jangan cepat-cepat ngambil kesimpulan ya baca sampai tuntas!

Kemampun susu yang dapat melapisi lambung ini  dipercaya dapat membantu meredakan perihnya maag ketika kumat. Tapi kira-kira pertengahan tahun 70-an, para ahli mulai meragukan kasiat ini. Bahkan dari banyak penelitian, susu dapat berdampak buruk bagi penderita maag. Hingga pada awal 80an, susu sudah tidak direkomendasikan untuk penderita maag.

Efek susu yang melapisi lambung hanyalah sementara, dan tidak cukup efektif untuk menetralisir asam lambung. Bahkan asam lambung akan cepat naik beberapa saat setelah minum susu. Jadi rasa perih maag mungkin mereda ketika minum susu, tapi segera setelah itu asam lambung akan naik dan memperburuk keaadaan.

Laktosa, sejenis gula yang terdapat pada susu, juga faktor penting lainnya yang harus diperhatikan. Laktosa tidak mudah dicerna diperut, hal ini dapat memperburuk gejala maag kamu seperti perut kembung and buang angin berlebihan. Apalagi jika kamu tipe orang yang sensitif terhadap laktosa (lactose intolerance)!

Tapi minum susu kan sehat…

Susu memang kaya akan nutrisi penting buat tubuh seperti calcium dan vitamin D. Jika memang kamu terbiasa minum susu dan yakin kalau hal ini tidak bermasalah dengan maag kamu, mungkin kamu cukup menguranginya.

Tapi lebih baik sih dihindarai, hingga maag kamu sembuh seratus persen. Terlebih lagi jika kamu menginginkan maag kamu cepat sembuh.

Dan jika kamu memilih untuk menhindari susu dan produk turunannya, pastiin untuk tetap mendapatkan asupan calcium and vitamin D yang cukup. Jangan sampa kamu menghindari susu, tapi malah kena penyakit lainnnya gara-gara malnutrisi.

Banyak kok sumber makanan lainnya yang kaya akan calcium dan vitamin D.

Untuk rasa yang menyerupai susu sapi, tidak ada salahnya mencoba jenis susu lainnya yang rendah laktosa dan kandungan sejenis yang mungkin berdampak buruk bagi maag kamu. Contoh susu kedelai, susu kelapa, atau yogurt rendah lemak.

Coba juga alternatif lainnya buat asupan calcium dan vitamin D seperti tahu, tempe, telur, ikan laut, buah (jeruk), dan sayuran (broccoli, bayam, dll). Dan tentunya sungguh beruntung tanah air kita bergelimang dengan pancaran sinar matahar sepanjang tahun yang merupakan sumber vitamin D alami, tapi jangan lama-lama berjemurnya bisa gosong ntar hha!

Apa Pendapatmu?